Kandungan Gizi Jelly Gamat

Teripang laut sering dijadikan bahan utama pembuatan produk kesehatan dikarenakan nilai kandungan gizi jelly gamat yang terdapat pada gamat itu sendiri.

Informasi artikel terkait:

  • Kandungan Gizi Jelly Gamat
  • Manfaat Jelly Gamat Bagi Kesehatan
  • Harga Produk Jelly Gamat Terbaru
  • Gamat Emas

    Dikutip dari jurnal Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, Berikut adalah kandungan gizi yang terdapat pada gamat atau teripang.

    Kandungan Gizi Gamat (Teripang)

    Teripang mengandung berbagai macam senyawa yang besarnya bervariasi tergantung spesiesnya. Jenis teripang yang banyak digunakan sebagai obat dan makanan adalah Stichopus chloronatus, S.hermanii, S. variegatus., dan S.japonicus. Menurut Departemen Obat dan Makanan Amerika Serikat (USDA), teripang memiliki kandungan gizi yang lengkap, antara lain 9 jenis karbohidrat, 59 jenis asam lemak, 19 jenis asam amino, 25 komponen vitamin, 10 jenis mineral, dan 5 sterol (Anon., 2006b). Teripang kering mempunyai kandungan nutrisi sebagai berikut: kadar air 8,90 %; protein 82,0%; lemak 1,70%; abu 8,60%; karbohidrat 4,80%; Vitamin A 455 µg %; vitamin B (thiamine) 0,04 mg%; niacin 0,4mg%;
    riboflavin 0,07mg%; dan kalori 365 cal/100 g (Anon., 2007a). Walaupun kandungan lemaknya cukup rendah, namun teripang mengandung asam lemak multitetradonik penghambat enzim lipoksigenase yang memacu kerusakan saluran pernafasan penyebab asma (Darmananda, 2002).

    Hasil penelitian Fredalina et al. (1999) menunjukkan bahwa ekstraksi asam lemak teripang jenis Stichopus chloronotus
    mengandung 11 jenis asam lemak dengan berbagai macam pelarut etanol, metanol, dan bufer fosfat. Ekstraksi dengan menggunakan bufer fosfat menghasilkan asam eicosapentaenoat (EPA) sebesar 25,69% dan asam dokosaheksaenoat (DHA) sebesar 3,63%. Sedangkan jika ekstraksi dilakukan dengan menggunakan air diperoleh DHA sebesar 57,55% dan
    EPA sebesar 7,84%. Berdasarkan kandungan asam aminonya, teripang mengandung asam amino lebih tinggi bila dibandingkan dengan ikan laut, ayam, dan telor (Anon., 2006b).

    Teripang mengandung kolagen yang cukup tinggi yaitu sebesar 86% serta berbagai jenis mineral seperti kalsium, fosfat, fosfor, kromium, magnesium, besi, natrium, dan yodium. Dalam seratus gram bobot kering, daging teripang
    mengandung kalsium 118 mg, fosfor 22 mg, besi 14 mg, dan yodium 0,6 mg (Darmananda, 2006).

    Khasiat Kandungan Gizi Teripang (Gamat) Bagi Kesehatan

    Habitat teripang yang berupa karang memungkinkan teripang kaya akan berbagai macam mineral seperti kalsium dan fosfor yang penting bagi perkembangan tulang dan gigi. Teripang juga kaya akan zat besi yang dibutuhkan untuk melakukan pembentukan sel darah merah, serta kalium penting dalam pencegahan dan perawatan hipertensi. Salah satu unsur mineral yang penting adalah kromium yang mampu merangsang kelenjar pankreas untuk menghasilkan insulin. Insulin merupakan senyawa yang dapat menyerap kelebihan glukosa dalam darah, sehingga ekstrak teripang dapat membantu para penderita diabetus melitus untuk mempertahankan kadar glukosa dalam darah, sedangkan yodium dapat mencegah penyakit gondok (Admin, 2008).

    Kemampuan teripang dalam meregenerasi sel menjadi dasar utama bahwa teripang dapat menyembuhkan luka. Hidup di lingkungan yang keras seringkali menyebabkan dinding tubuh teripang terpecah atau luka pada organ tubuhnya. Namun teripang dapat meregenerasi dirinya sendiri dalam waktu 10–90 hari sehingga utuh kembali. Hal ini disebabkan oleh adanya faktor regenerasi sel (cell growth factor), yang mampu merangsang regenerasi untuk pemulihan sel atau jaringan tubuh yang rusak.

    Kandungan protein teripang yang tinggi dapat meningkatkan regenerasi sel-sel mati akibat luka sehingga mampu menyembuhkan luka. Selain itu, protein dapat juga berfungsi untuk memperkuat sistem daya tahan tubuh serta menghasilkan hormon dan enzim untuk melancarkan metabolisme (Lehninger,1994).

    Kolagen yang merupakan jaringan pengikat dalam tulang dan kulit dapat dimanfaatkan untuk kecantikan kulit serta dapat meningkatkan regenerasi sel-sel mati akibat luka sehingga dapat mempercepat penyembuhan. Oleh karena itu, teripang dapat dimanfaatkan sebagai kosmetik dan salep untuk menyembuhkan luka.

    Dalam pertumbuhan tulang diperlukan suplemen kalsium, fosfat, dan kolagen sebagai jaringan pengisi, sehingga tanpa kolagen tulang akan rapuh dan mudah pecah. Kolagen bersama dengan kondroitin sulfat membentuk masa tulang rawan yang baru, sehingga dapat mengurangi sakit karena radang sendi (Lehninger, 1994).

    Kandungan asam lemak teripang seperti asam eicosapentaenoat (EPA, 20 : 5ω3) dan asam dokosaheksaenoat (DHA 22 : 6ω3) yang tergolong dalam ω3 HUFA merupakan asam lemak yang sangat diperlukan oleh tubuh kita. Kedua asam lemak ini dilaporkan mampu mencegah timbulnya penyakit kardiovasculer, diabetes, dan tekanan darah tinggi. Secara khusus EPA dapat menurunkan jumlah fibrinogen sehingga kekentalan darah menurun dan membuat aliran darah lebih baik. EPA juga dapat menurunkan kadar lemak dalam darah sehingga mengkonsumsi ekstrak teripang dapat mencegah penyakit arterosklerosis, sedangkan DHA berperan utama dalam perkembangan sistem syaraf dan dapat meningkatkan kemampuan memori dan daya pembelajaran, serta berfungsi sebagai anti alergi (Alimudin, 2006).

    Teripang mengandung mukopolisakarida berupa glikosamin sulfat dan kondroitin sulfat. Glukosamin adalah suatu unsur pokok dari glikoprotein, proteoglikan, dan glikoaminoglikan yang berperan dalam sintesis proteoglikan (Lehninger, 1994). Menurut Hamijoyo (2003) glukosamin dapat menurunkan proses proteolitik kartilago dan membentuk kembali glukaminoglikan yang rusak. Di samping itu, senyawa ini dapat mencegah terjadinya penggumpalan dan pembekuan darah. Pada konsentrasi 5 µg/ml, glukoaminoglikan mampu menyembuhkan stroke isemik otak dan penyakit jantung isemik. Kinerjanya dengan menghambat aktivitas pembekuan darah melalui penghambatan monomer fibrin dan meningkatkan aktivitas plasmin. Plasmin merupakan enzim penting dalam darah yang dapat mengurai protein plasma terutama fibrin sehingga dapat menurunkan kekentalan darah (Lehninger, 1994).

    Sementara kondroitin sulfat adalah suatu derivat komponen tulang rawan. Kondroitin sulfat baik secara oral maupun injeksi dapat membantu meningkatkan gerakan sendi dan mengurangi rasa nyeri pada sendi. Kombinasi penggunaan glukosamin sulfat dan kondroitin sulfat menunjukkan efek yang potensial dalam merangsang produksi proteoglikan dan asam hialuronat serta menghambat enzim proteolitik yang dapat merusak tulang rawan (Hamijoyo, 2003). Oleh karena itu, ekstrak teripang dapat menyembuhkan radang sendi, rematik, dan osteoarthritis.

    Teripang juga mengandung antioksidan berupa saponin glikosida. Komponen ini mempunyai stuktur yang serupa dengan senyawa aktif ginseng dan ganoderma. Senyawa anti kanker berupa terperoid, protein, saponin, dan polisakarida juga terdapat di dalam teripang. Hasil penelitian menunjukkan teripang mengandung senyawa aktif triterpen glikosida yang dapat menghambat pertumbuhan tumor pada sel limfoid, sel tumor paru manusia, sel tumor servix, dan melanoma tikus pada kisaran konsentrasi 0,38–0,46 mg/ml (Fitriani, 2006).

    Teripang juga dilaporkan mengandung lektin yaitu suatu protein atau glikoprotein non-imunogenik yang dapat menghambat pertumbuhan kanker. Senyawa tersebut pada konsentrasi 50 µg dapat menggumpalkan dan membunuh sel kanker.

    Selain itu, teripang juga mengandung senyawa antibakteri yang cukup potensial. Hasil penelitian Ridzwan et al. (1995), menunjukkan bahwa ekstrak teripang dapat menghambat bakteri Streptococcus faecalis, S. viridans, S. pneumonia, Sthapilococcus auereus, dan Proteus mirabilis. Oleh karena itu, teripang juga dapat dimanfaatkan sebagai antiseptik tradisional. Pada penelitian lain menunjukkan bahwa lektin mempunyai efek tereupetik pada Human Immunodeficiency Virus (HIV). Hasil tes laboratorium dengan menggunakan sel limpfoid, menunjukkan bahwa lektin secara sempurna dapat menghalangi virus HIV (Darmananda, 2002).

    sumber:https://bbp4b.litbang.kkp.go.id/squalen-bulletin/index.php/squalen/article/viewFile/160/119

    Walaupun banyak nya manfaat pada teripang emas atau gamat, tidak bisa menggantikan dari fungsi obat yang di resepkan dokter. Teripang hanya bisa Anda gunakan sebagai pengobatan tambahan (roboransia). Selalu periksakan kondisi kesehatan Anda dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat.